Perang Kata di Forum Ekonomi Dunia, Davos
6 February 2009 at 09:57 | In Tak Berkategori |Selain munculnya ungkapan terkenal berupa ”Blind Pursuit of Profit” dari Pemimpin China, Wen Jiabao, yang merujuk kepada kebijakan keuangan Kapitalis Amerika sebagai biangkerok krisis ekonomi global, masih banyak lagi ungkapan-ungkapan unik lainnya dari para pemimpin maupun pemimpin bisnis kelas dunia yang terekam pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, tanggal 28 Januari -1 Februari 2009 yang lalu, suatu pertemuan rutin tahunan yang dihadiri oleh para pemimpin dunia, para pemimpin bisnis terkemuka, intelektual dan kalangan jurnalis terkemuka guna mendiskusikan isu-isu penting yang dihadapi masyarakat dunia saat ini.
Ungkapan-ungkapan tersebut berupa ungkapan pesimis ataupun sindiran, juga tuduhan bahkan berupa perang kata-kata atas kebijakan politik dan ekonomi yang diterapkan oleh negara-negara maju. Seru. Ternyata, Pemimpin dan Konglomerat itu manusia juga, yang bisa terpancing emosinya. Lihat sendiri deh.
“We don’t need help. We are not invalids. We don’t have limited mental capacity.”
(Jawaban Perdana Menteri Rusia saat menjawab pertanyaan dari Michael Dell, Pendiri Dell Computer, mengenai bagaimana industri IT bisa membantu ekonomi Rusia).
“I haven’t yet seen people get all the right people into the room and close the door and put a solution up on the wall.”
(Jamie Dimon, CEO, JPMorgan Chase)
“Don’t let’s lose sight of what creates wealth: it is open markets, it is capitalism.”
(Rupert Murdoch, CEO, News Corp.)
“When it comes to killing, you know very well how to kill. I know well how you hit and kill children on beaches.”
(Kritikan PM Turki Recep Tayyip Erdogan kepada Presiden Israel Shimon Peres).
“The tragedy of Gaza is not Israel, it is Hamas and if rockets were fired into Istanbul, you would have reacted the same.”
(Balasan Presiden Israel Shimon Peres atas kritikan PM Turki)
“There is no fundamental change in the external environment for China’s economic growth.”
(Kata Pemimpin China Wen Jiabao)
“As a Main Street company, we have been tainted by the other street. We’ve been tainted by association.”
(Indra Nooyi, Chairman dan CEO, PepsiCo)
“I’m about as bad or good now as I was then.”
(Jelas Pendiri Microsoft Bill Gates, atas pertanyan sejauh mana ia telah berubah sejak meninggalkan perannya sebagai CEO dan berganti profesi menjadi seorang dermawan.)
“The thing we know about protectionism is that, in the end it protects nobody, least of all the poor.”
(Kritikan PM Inggris Gordon Brown sehubungan dengan kebijakan proteksi dagang)
“Poor chap. There’s huge expectations on all fronts. We should all help him by reducing expectations.”
(Tanggapan Mantan Sekjen PBB, Koffi Annan, atas harapan internasional terhadap terpilihnya Barrack Obama sebagai Presiden Amerika).
“It’s been surprising to me how members of government have been in demand … We’re still, rightly or wrongly, regarded as the ones with resources.”
(Menteri Keuangan Perancis Christine Lagarde)
“Almost by accident, China got it right.”
(Candaan Victor Chu, chairman, First Eastern Investment Group, mengenai kebijakan fiscal China menghadapi krisis kredit).
“There is no way we can have transparency and accountability (in international organizations) if we don’t practice them in our own countries.”
(Kgalema Motlanthe, Presiden Afrika Selatan)
“The reality is that the banking system has failed … (and) a malfunctioning banking system makes it very difficult for any company to operate.”
(Peter Sands, Group CEO, Standard Chartered Bank)
“Thank you for calling me a European.”
(Reaksi Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, setelah milyarder Ukraina Victor Pinchuk menyebutnya sebagai “charismatic European politician”)
Catatan: ada anggapan bahwa orang Inggris tak mau disebut sebagai orang Eropa, mengingat secara geografis, Inggris terpisah dari daratan Eropa. Bahkan hingga saat ini, walaupun sudah menjadi anggota Uni Eropa, mata uang yang dipakai oleh Inggris masih tetap Poundsterling, padahal hampir semua anggota Uni Eropa sudah menyeragamkan mata uangnya, Euro.
“I hope it works for him.”
(Bill Clinton meledek Vladimir Putin atas gagasan “Free Market” di Rusia)
Note:
Ungkapan-ungkapan tersebut diatas dicuplik dari Business Week, Edisi 31 Januari 2009, “Memorable Quotes from the World Economic Forum in Davos”, oleh Diane Brady.
2 Comments
»
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
Valid XHTML and CSS. ^Top^
aduh lutju2 juga komen para pemimpin itu ya. dapet link tentang ini dari mana sis?
kenapa terkejut ? mereka semua manusia… dan bagi manusia, tidaklah ada yang bisa mengusik lebih daripada sesuatu yang kena di hati mereka…
Iya mas..saya kaget, soalnya sy mengira mereka manusia yg tak punya hati..abis kerjaannya bikin perang mulu…hehehe